Pada dasarnya definisi produktivitas kerja telah banyak dikemukakan para ahli atau pakar. Dan masing-masing pakar atau ahli memberikan definisi produktivitas kerja yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Adapun definisi produktivitas kerja menurut pendapat para ahli atau pakar, antara lain :
Produktivitas menurut Anoraga dan Suyati (1995: 67) berkenaan dengan konsep ekonomis, filosofis dan sistem. Sebagai konsep ekonomis, produktivitas berkenaan dengan usaha manusia untuk menghasilkan barang dan jasa yang berguna untuk pemenuhan kebutuhan hidup manusia dan masyarakat pada umumnya. Sebagai konsep filosofi, produktivitas mengandung pandangan hidup dan sikap mental yang selalu berusaha untuk meningkatkan mutu kehidupan hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. Sedangkan konsep sistem, memberikan pemikiran bahwa pencapaian suatu tujuan harus ada keterpaduan dari unsur-unsur yang relevan sebagai sistem
Produktivitas menurut Anoraga dan Suyati (1995: 67) berkenaan dengan konsep ekonomis, filosofis dan sistem. Sebagai konsep ekonomis, produktivitas berkenaan dengan usaha manusia untuk menghasilkan barang dan jasa yang berguna untuk pemenuhan kebutuhan hidup manusia dan masyarakat pada umumnya. Sebagai konsep filosofi, produktivitas mengandung pandangan hidup dan sikap mental yang selalu berusaha untuk meningkatkan mutu kehidupan hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. Sedangkan konsep sistem, memberikan pemikiran bahwa pencapaian suatu tujuan harus ada keterpaduan dari unsur-unsur yang relevan sebagai sistem
Menurut Sinungan (2003:12) “Produktivitas adalah kemampuan seperangkat sumber-sumber ekonomi untuk menghasilkan sesuatu sebagai perbandingan antara pengorbanan (input) dengan menghasilkan (output)”. Sedangkan menurut Cascio yang dikutip oleh Almigo (2004:53) mengatakan “produktivitas kerja adalah sebagai pengukuran output berupa barang atau jasa dalam hubungannya dengan input yang berupa karyawan, modal, materi atau bahan baku dan peralatan”.
Produktivitas adalah ukuran efisiensi produktif. Suatu pembanding antara hasil keluaran dan masukan (Sutrisno, 2009). Sedangkan menurut pendapat Ardana (2012) menyebutkan bahwa produktivitas dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti: pendidikan, keterampilan, disiplin, sikap mental dan etika kerja, motivasi, gizi dan kesehatan, tingkat penghasilan, jaminan sosial, lingkungan dan iklim kerja, hubungan industrial pancasila (hubungan kerja yang sangat manusiawi), teknologi, sarana produksi, manajemen, dan kesempatan berprestasi.
Ahmad Tohardi (2000:448) berpendapat “secara sederhana produktivitas dapat diartikan sebagai perbandingan antara output (keluaran) dengan input (masukan)”.
Ahmad Tohardi (2000:448) berpendapat “secara sederhana produktivitas dapat diartikan sebagai perbandingan antara output (keluaran) dengan input (masukan)”.
Berdasarkan beberapa definisi para ahli diatas, dapat disimpulkan bahwa produktivitas kerja adalah kemampuan menghasilkan sesuatu sebagai perbandingan output dibagi input.
DAFTAR PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar